Rabu, 16 Juli 2014
Makna IPTEK dan Seni Bagi Manusia
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Selama perjalanan sejarah, umat manusia telah berhasil menciptakan berbagai ragam kebudayaan. Namun apabila kita ringkas, berbagai, macam atau ragam kebudayaan tersebut sebenarnya hanya meliputi tujuh buah atau tujuh unsur kebudayaan saja. Ketujuh unsur kebudayaan tersebut merupakan unsur-unsur pokok yang selalu ada pada setiap kebudayaan masyarakat yang ada di belahan dunia ini. Menurut KLUCHKHON sebagaimana di kutip KOENTJARANINGRAT (1996), bahwa ketujuh unsur pokok kebudayaan tersebut meliputi peralatan hidup (teknologi), sistem mata pencaharian hidup (ekonomi), sistem kemasyarakatan (organisasi sosial), sistem bahasa, kesenian (seni), sistem pengetahuan (ilmu pengetahuan /sains), serta sistem kepercayaan (religi).
Ilmu pengetahuan (sains), peralatan hidup (teknologi), serta kesenian (seni), atau yang sering kali di singkat IPTEK, termasuk bagian dari unsur-unsur pokok dari kebudayaan universal tersebut. Salah satu fungsi utama ilmu pengetahuan tersebut dan teknologi adalah untuk sarana bagi kehidupan manusia, yakni untuk membantu manusia agar aktivitas kehidupanya menjadi lebih mudah, lancar, efisien, dan efektif, sehingga kehidupanya menjadi lebih bermakna dan produktif. Pengetahuan merupakan pengalaman yang bermakna dalam diri tiap orang yang tumbuh sejak di lahirkan. Oleh karena itu manusia yang normal, sekolah atau tidak sekolah, sudah pasti di anggap memiliki pengetahuan. Pengetahuan dapat di kembangkan manusia karena dua hal, Pertama, manusia mempunyai bahasa yang dapat mengkomunikasikan informasi dan jalan pikiran yang melatar belakangi informasi tersebut. Kedua, manusia mempunyai pikiran menurut suatu alur pikir tertentu yang merupakan kemampuan menalar. Ilmu itu sendiri secara garis besar dapat di kelompokan menjadi dua buah golongan besar, yakni ilmu eksak dan non eksak, atau ilmu pengetahuan alam ( IPA ) serta ilmu pengetahuan sosial (IPS ). Ilmu sesungguhnya merupakan pengetahuan yang sudah mencapai taraf tertentu yang telah memenuhi sistematika, memiliki objek kajian, dan metode pembahasan akan kajian tersebut. Ilmu dapat di artikan sebagai pengetahuanyang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, di mana pengetahuan tersebut selalu dapat di control oleh setiap orang yang ingin mengetahuainya.
Seiring dengan perkembangan sains, teknologi dan seni diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap bidang-bidang lain, khususnya budaya yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Pemanfaatan kemajuan sains, teknologi, dan seni secara baik haruslah diterapkan, sehingga dapat menjaga kelestarian budaya bangsa.
B. Perumusan Masalah
1. Apa Pengertian dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni?
2. Apa Makna dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni?
3. Bagaimana Perananan Manusia terhadap IPTEK dan Seni?
4. Bagaimana Dampak dari IPTEK dan Seni bagi Manusia?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk Memahami Pengertian Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni.
2. Untuk Mengetahui Makna dari IPTEK dan Seni bagi Manusia.
3. Untuk Mengetahui Peranan Manusia terhadap IPTEK dan Seni.
4. Untuk Mengetahui Dampak IPTEK dan Seni bagi Manusia.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan atau sains (science) diambil dari kata latin scientia yang arti harfiahnya adalah pengetahuan. Ada beberapa Pengertian Sains menurut para ahli diiantaranya:
1. Sund dan Trowbribge merumuskan bahwa Sains merupakan kumpulan pengetahuan dan proses.
2. Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalah kumpulan pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan mempergunakan pengetahuan itu. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan.
3. Ralf Ross dan Ernest Van De Haag, mengemukakan Sains adalah yang empirik, yang rasional, yang umum dan bertimbun-susun dan keempat-empatnya serentak.
4. Mohammad Hatta, mengemukakan Sains adalah pengetahuan yang teratur hasil pekerjaan sebab-musabab dalam satu giolongan yang sama tabiatnya maupun kedudukannya, yang Nampak dari luar maupun dari dalam.
5. Karl Pearson (1857-1936), mengemukakan Sains adalah lukisan atau keterangan yang lengkap dan konsisten tentang pengalaman dengan istilah yang sederhana sesedikit mungkin.
6. Herbert L Searles, mengemukakan Sains adalah pengetahuan yang tepat, disahkan secara paling cermat dan paling umum yang diperoleh dari manusia.
7. Shahrir Mohd Zain, mengemukakan Sains berupa analisis fenomena secara bersistem, logic dan objektif khusus yang diperantikan (alat) untuk mewujudkan pengetahuan yang boleh dipercayai.
8. Medawar (1984), sains (dari istilah Inggris Science) berasal dari katasienz, ciens, cience, syence, scyense, sciens, scians. Sains adalah aktifias pemecahan masalah yang dilakukan oleh manusia yang dimotivasikan oleh rasaingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan. untuk memahami alamtersebut, serta keingian memanipulasi alam dalam rangka meluaskan keinginanatau kebutuhannya.
Berdasarkan Webster New Collegiate Dictionary definisi dari Sains adalah “pengetahuan diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian” atau “pengetahuan yang melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum-hukum alam yang terjadi misalnya didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Sains dalam hal ini merujuk pada sebuah sistem untuk mendapat pengetahuan dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi di alam. Sedangkan menurut Ensiklopedia Indonesia Sains ialah suatu sistem dari berbagai pengetahuan yang masing-masing mengenai bidang pengalaman tertentudisusun demikian rupa menurut asas-asas tertentu hingga menjadikesatuan, suatu sistem dari pelbagai pengetahuan yang masing-masingdidapatkan sebagai hasil pemeriksaan yang dilakukan secara teliti denganmenggunakan kaedah tertentu.Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secarasistematis, dan bukan hanya pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.
Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk kuantitas.
Ilmu alam mempelajari aspek-aspek fisik & nonmanusia tentang Bumi dan alam sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan bagi ilmu terapan, yang keduanya dibedakan dari ilmu sosial, humaniora, teologi, dan seni.
B. Pengertian Teknologi
Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah, dan motode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik. Sampai pada permulaan abad XX, istilah teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disamping alat-alat dan mesin-mesin. Perluasan arti ini berjalan terus sehingga sampai pertengahan abad ini muncul perumusan teknologi sebagai sarana atau aktivitas yang dengannya manusia berusaha mengubah atau menangani lingkungannya. Ini merupakan suatu pengertian yang sangat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun kultural tergolong suatu teknologi. Teknologi tidak dapat hanya dipahami sebagai benda-benda konkret saja,seperti mesin, alat, perkakas dan lain sebagainya. Seperti terlihat dari awal katanya, teknologi adalah sebuah ilmu, yaitu ilmu untuk membuat suatu alat, perkakas, mesin atau bentuk-bentuk konkret lainnya (sebagai penerapan kaidah dan prinsip- prinsip ilmu pengetahuan) untuk memudahkan aktivitas atau pekerjaan manusia. Dengan demikian, teknologi itu, mempunyai empat komponen utama, yaitu:
1. Pengetahuan, yaitu seperangkat gagasan bagaimana mengerjakan sesuatu.
2. Tujuan, untuk apa “sesuatu” tersebut digunakan.
3. Aktivitasnya harus terpola dan terorganisasi.
4. Lingkungan pendukungagar aktivitas itu dapat berjalan efektif.
Beberapa definisi yang sifatnya formal menyebutkan bahwa, teknologi adalah hasil dari pengetahuan ilmiah yang teroganisir dan diaplikasikan secarasistematis ke dalam hal - hal yang bersifat praktis. Secara eksplisit, teknologi dianalogikan sebagai ’hardware’, dimana manusia sebagai pengguna dan teknologi sebagai alat yang digunakan. Namun, selanjutnya perkembangan di bidang teknologi menyebutkan bahwa teknologi lebih dari hanya sekedar ’hardware’. Teknologi merupakan ’liveware’ karena organisme – organism hidup setidaknya bergantung pada teknologi .Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat dimana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam perwujudan tersebut maka dengan sendirinya setiap jenis teknologi/ bagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya. Adapun tiga macam teknologi yang sering dikemukakan oleh para ahli,yaitu:
1. Teknologi tradisional, ciri-ciri teknologi tradisional, antara lain: bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kerja), menggunakan keterampilan setempat, menggunakan alat setempat,menggunakan bahan setempat, berdasarkan kebiasaan atau pengamatan.
2. Teknologi madya, ciri-ciri teknologi madya, antara lain: padat karya, dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat, menggunakan alat setempat, berdasarkan alat penelitian.
3. Teknologi modern, ciri-ciri teknologi modern, antara lain: padat modal, mekanis elektris, menggunakan bahan impor, dan berdasarkan penelitian mutkhir.
Dari segi penggunaannya, teknologi ada yang bersifat individual dan ada pula teknologi yang bersifat kolektif. Tipe teknologi individual dapat kita jumpai pada obeng, tang dan sepeda. Prinsip dimana tipe teknologi ini adalah sebagai alat atau kepanjangan tangan manusia. Tangan kita, jelas sulit untuk mencabut paku atau menancapkan mur. Karena itu dibuatlah obeng dan tang untuk memudahkan pekerjaan. Demikian pula sepeda adalah alat untuk mempercepat perjalanan kita. Sedangkan teknologi yang bersifat kolektif adalah teknologi yang dalam penggunaannya harus dilakukan secara bersama-sama. Televisi, baru bisa kitanikmati setelah dikelola secara kolektif. Ada acara yang disajikan. Harus ada stasiun televisi yang menyiarkan acara tersebut Penyusunan acara dan penyiarana cara televisi tersebut oleh stasiun televisi sudah tentu melibatkan banyak orang. Teknologi yang bersifat kolektif ini juga dapat dijumpai pada pabrik- pabrik yang menghasilkan satu barang. Dalam proses pembuatan mobil misalnya, secanggih apa pun sebuah teknologi yang dipergunakan harus melibatkan banyak orang. Ada sebagian orang yang memasang bagian tertentu dan sebagian lainnya mengecat; sementara yang lain melakukan finishing. Dengan kata lain, dalam proses teknologi yang bersifat kolektif tersebut terkait erat dengan soal manajemen atau suatu sistem produksi. Demikianlah teknologi adalah segenap keterampilan manusiamenggunakan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan. Secara lebih umum dapat dikatakan bahwa teknologi merupakan suatu system penggunaan berbagai sarana yang tersediauntuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan.
Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.
Sebagian beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. namun, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer.
Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri. Jadi, teknologi merupakan perkembangan suatu media / alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah.
C. Pengertian Seni
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta). Cabang-cabang Seni ada 5 yaitu :
1. Seni Rupa
Seni rupa adlah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengelolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
2. Seni Tari/gerak
Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan ditempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.
3. Seni Musik
Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan.
4. Seni Sastra
Sastra (Sanskerta: Shastra) merupakan kata serapan dari bahasa sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung intruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “intruksi” atau “ajaran”. Dalam Bahasa Indonesia kata ini bisa digunakan untuk merujuk kepada “Kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang mempunyai arti atau keindahan tertentu.
5. Seni Teater/drama
Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan diatas pentas dengan media yaitu, percakapan, gerak dan laku yang didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.
D. Makna IPTEK dan Seni bagi Manusia
1. Makna IPTEK bagi Manusia
a. Perkembangan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. Dengan menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan, akan memperoleh hasil.
b. IPTEK dan Nilai
Perkembangan IPTEK bergerak cepat, sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai kebutuhan pembangunan. Teknologi dapat membawa bencana, sebaliknya juga telah terbukti bahwa bagi mereka yang memanfaatkannya, teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Dengan adanya IPTEK diharapkan dapat memuliakan hidup manusia, bukan untuk memusnakan manusia.
c. Manusia sebagai Subjek dan Objek IPTEK
Dengan adanya kemajuan teknologi manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Dengan adanya IPTEK timbulah berbagai industry yang hasilnya dapat bermanfaat dalam berbagai bindang antara lain:
1. Bidang Pertanian, Pertenakan dan Perikanan.
2. Bidang Kedokteran dan Kesehatan.
3. Bidang Telekomunikasi.
4. Bidang Pertahanan dan Keamanan.
2. Makna Seni bagi Manusia
a. Seni dapat menciptakan kerinduan akan hidup yang abadi, karena tujuan utama dari seni adalah hidup itu sendiri. Seni dianggap sebagai saran yang penting bagi prestasi kehidupan sehingga ia harus memelihara ladang kehidupan agar tetap hijau dan memberikan petunjuk bagi manusia.
b. Seni bisa memberikan dorongan dan asupan serta mampu memompa ras keberanian dan kejantanan bagi orang-orang dan memberikan semangat kepada setiap manusia serta menciptakan kerinduan akan tujan hidup yang baru dan ideal (inspiratif). Seni memiliki daya magis yang dimanfaatkan untuk menciptakan pribadi manusia yang baik. Contohnya adalah musik, musik dapat menimbulkan semangat juang dan mendorong keberanian serta mengilhami perbuatan yang gagah berani, atau membuat manusia berperilaku sederhana, teratur, adil dan menghormati Tuhan Yang Maha Kuasa.
c. Seni mampu membuat kemajuan sosial, Seniman dapat dianggap sebagai orang agung dan menjadi panutan. Menurut Muhammad Iqbal, seorang seniman mampu meninggikan derajat suatu bangsa dan mengantarkannya ke arah kebesaran demi mencapai kebesaran yang lebih tinggi lagi. Apalah arti suatu karya seni jika tidak dapat membangkitkan badai emosional dalam masyarakat?.
d. Seni sebagai kebutuhan hidup, dalam hal ini diterangkan bahwa seni itu digunakan untuk tujuan dan maksud tertentu terhadap benda atau ide, menurut kegunaannya, tetapi tidak melepaskan segi keindahannya. Disamping memiliki keindahan wujud, seni juga memiliki kegunaan dari wujud itu sendiri. Misalnya guci dari Tiongkok Kuno, wujud serta permukaannya dibentuk dan dihias sedemikian indah, tanpa menghilangkan fungsi guci itu.
E. Perananan Manusia terhadap IPTEK dan Seni
Perkembangan sejarah manusia selalu diwarnai oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melingkupinya. Hal ini tentunya berbanding lurus dengan upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dan teknologi adalah sarana yang digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Secara definitif, ilmu adalah pengetahuan yang membantu manusia dalam mencapai tujuan hidupnya. Maka, patutlah dikatakan, bahwa peradaban manusia sangat bergantung kepada ilmu dan teknologi. Berkat kemajuan dalam bidang ini, pemenuhan kebutuhan manusia bisa dilakukan secara lebih cepat dan lebih mudah (Jujun, 2003). Secara lebih spesifik, Eugene Staley menegaskan bahwa teknologi adalah sebuah metode sistematis untuk mencapai setiap tujuan insani (Siti, 2001).
Pada tahap selanjutnya, seiring dengan perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan turunannya yang berbentuk teknologi ini, meluas bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia secara sempit. Pemanfaatan teknologi meluas pada upaya penghapusan kemiskinan, penghapusan jam kerja yang berlebihan, penciptaan kesempatan untuk hidup lebih lama dengan perbaikan kualitas kesehatan manusia, membantu upaya-upaya pengurangan kejahatan, peningkatan kualitas pendidikan, dan sebagainya (Sonny dkk., 2001). Bahkan secara lebih komprehensif, ilmu pengetahuan dan teknologi juga dimanfaatkan pemerintah dalam menunjang pembangunannya. Misalnya dalam perencanaan dan programing pembangunan, organisasi pemerintah dan administrasi negara untuk pembangunan sumber-sumber insani, dan teknik pembangunan dalam sektor pertanian, industri, dan kesehatan.
Puncaknya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bukan saja membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Lebih jauh, ilmu pengetahuan dan teknologi berhasil mendatangkan kemudahan hidup bagi manusia. Bendungan, kalkulator, mesin cuci, kompor gas, kulkas, OHP, slide, TV, tape recorder, telephon, komputer, satelit, pesawat terbang, merupakan produk-produk teknologi yang, bukan saja membantu manusia memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi membuat hidup manusia semakin mudah (Ibnu, 1998). Manfaat-manfaat inilah yang mula-mula menjadi tujuan manusia mengembangkan ilmu pengetahuan hingga menghasilkan teknologi. Mulai dari teknologi manusia purba yang paling sederhana berupa kapak dan alat-alat sederhana lainnya. Sampai teknologi modern saat ini, yang perkembangannya jauh lebih pesat dari perkembangan teknologi sebelumnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini sanggup membawa berkah bagi umat manusia berupa kemudahan-kemudahan hidup, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan dalam benak manusia.
Bagaimana dengan seni? Seni merupakan suatu keahlian untuk mengekspresikan ide-ide atau gagasan estetika dalam bentuk karya yang dapat mengungkapkan perasaan manusia. Ide-ide atau gagasan estetika dalam bentuk karya yang dapat mengungkapkan perasaan manusia. Ide-ide atau gagasan estetika tersebut memiliki kebudayaan sesuai dengan perkembangan zamannya. Seni Budaya sebagai suatu ilmu memberikan kesempatan kepada orang untuk mengekspresikan gagasan berkreasi seni serta mengapresiasikan seni dengan cara mengilustrasikan pengalaman pribadi, menggali/mengeksploitasi rasa dan melakukan pengamatan proses.
Hidup akan menjadi indah dengan Seni. Itulah penggalan kata bijak yang biasa diungkapkan. Sebenarnya manfaat seni yang berbudaya tidak hanya menjadikan hidup lebih indah, tetapi banyak manfaat lain yang bisa diperoleh. Melalui seni yang berbudaya setiap orang dapat mengembangkan kemampuan untuk mengekspresikan diri dengan berbagai cara dan media, sehingga terciptalah karya kreativitas yang beradab. Selain itu dengan menguasai Seni Budaya setiap orang dapat mengembangkan sikap toleransi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk serta mengembangkan kemampuan imajinatif intelektual, ekspresi, kepekaan rasa, dan ketrampilan guna menerapkan teknologi dalam berkreasi dan memamerkan hasil karya seninya. Keseimbangan antara Teknologi Sains dan seni sangat diperlukan karena:
• Menjaga kemampuan keseimbangan antara otak kiri dan kanan (seni).
• Dengan menguasai Seni Budaya setiap orang dapat mengembangkan sikap toleransi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk serta mengembangkan kemampuan imajinatif intelektual, ekspresi, kepekaan rasa, dan ketrampilan guna menerapkan teknologi dalam berkreasi dan memamerkan hasil karya seninya.
• Seni merupakan unsur penting untuk melengkapi produk Sains dan Teknologi, sebagai contoh: Dalam menulis suatu karya sastra (puisi, cerita, artikel dsb) akan dipandang sebelah mata jika tidak menggunakan seni (pemilihan kata yang bagus, pengungkapan, gaya bahasa dsb) karena sekilas sudah dianggap tidak menarik.
F. Dampak dari IPTEK dan Seni bagi Manusia
Pada hakekatnya manusia secara kodrati bersifat sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Dikatakan sebagai makhluk individu karena setiap manusia berbeda-beda dengan manusia yang lain dalam hal kepribadian, pola pikir, kelebihan, kekurangan dan kreatifitas untuk mencapai cita-cita. Sehingga sebagai pribadi-pribadi yang khas tersebut manusia berusaha mengeluarkan segala potensi yang ada pada dirinya dengan cara menciptakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa bantuan orang lain. Potensi-potensi manusia sebagai makhluk individu dapat dituangkan dalam sebuah karya seni, sains, dan teknologi.
Baik sains, teknologi maupun seni dan hasil produknya dapat dirasakan disetiap aspek kehidupan manusia dan budayanya. Sehingga dampak sains, teknologi, seni bagi manusia dan budaya dalam masyarakat dapat berdampak baik secara positif maupun secara negatif, diantaranya:
1. Dampak Positif
• Meningkatkan kesejahteraan hidup manusia (secara individu maupun kelompok) terhadap perkembangan ekonomi, politik, militer, dan pemikiran-pemikiran dalam bidang sosial budaya.
• Pemanfaatan sains, teknologi, dan seni secara tepat dapat lebih mempermudah proses pemecahan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia.
• Sains, teknologi dan seni dapat memberikan suatu inspirasi tentang perkembangan suatu kebudayaan yang ada.
2. Dampak Negatif
Selain untuk memberikan pengaruh positif sains, teknologi dan seni juga dapat memberikan pengaruh yang negatif bagi perubahan peradaban manusia dan budaya terutama bagi generasi muda. Selain itu sains, teknologi dan seni telah melunturkan nilai-nilai luhur kepribadian bangsa dan tata krama sosial yang selama ini menjadi ciri khas dan kebanggaan. Serta yang terakhir pemanfaatan dari sains, teknologi, dan seni sering kali menimbulkan masalah baru dalam kehidupan manusia terutama dalam hal kerusakan lingkungan, mental dan budaya bangsa, seperti:
• Menipisnya lapisan ozon.
• Terjadi polusi udara, air dan tanah.
• Terjadi pemanasan global.
• Rusaknya ekosistem laut.
• Pergaulan dan seks bebas.
• Penyakit moral.
Oleh karena itu agar sains, teknologi dan seni dapat memberikan pengaruh yang positif bagi manusia dan budaya, maka sains, teknologi dan seni seharusnya mampu mengkolaborasikan antara nilai-nilai empiris dengan nilai-nilai moral dan menyesuaikan dengan nilai-nilai religius, keagamaan, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Makna IPTEK bagi Manusia
a. Perkembangan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi.
b. IPTEK dan Nilai
Dengan adanya IPTEK diharapkan dapat memuliakan hidup manusia, bukan untuk memusnakan manusia.
c. Manusia sebagai Subjek dan Objek IPTEK
Dengan adanya kemajuan teknologi manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Dengan adanya IPTEK timbulah berbagai industri yang hasilnya dapat bermanfaat dalam berbagai bindang antara lain:
5. Bidang Pertanian, Pertenakan dan Perikanan.
6. Bidang Kedokteran dan Kesehatan.
7. Bidang Telekomunikasi.
8. Bidang Pertahanan dan Keamanan.
2. Makna Seni bagi Manusia
a. Seni dapat menciptakan kerinduan akan hidup yang abadi, karena tujuan utama dari seni adalah hidup itu sendiri.
b. Seni bisa memberikan dorongan dan asupan serta mampu memompa ras keberanian dan kejantanan bagi orang-orang dan memberikan semangat kepada setiap manusia serta menciptakan kerinduan akan tujan hidup yang baru dan ideal (inspiratif).
c. Seni mampu membuat kemajuan sosial.
d. Seni sebagai kebutuhan hidup, dalam hal ini diterangkan bahwa seni itu digunakan untuk tujuan dan maksud tertentu terhadap benda atau ide, menurut kegunaannya, tetapi tidak melepaskan segi keindahannya.
B. Saran
Sebaiknya umat manusia tidak hanya mendalami pengetahuannya tentang sains, teknologi dan seni saja, tetapi juga harus mendalami nilai-nilai religius, keagamaan untuk menetralisir pengaruh buruk dari sains, teknologi, dan seni untuk mendapatkan kesejahteraan hidup yang lebih baik lagi.
Meskipun teknologi itu diciptakan untuk kepentingan bersama dan untuk memudahkan masyarakat dalam beraktivitas, akan tetapi tetap saja ada efek samping negatif seperti yang telah dipaparkan di atas. Semua itu kembali kepada individu yang menjalani, bagaimana ia memanfaatkan dan akan digunakan untuk apa teknologi tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Aini-nisa.blogspot.com/2012/01/makna-sainsteknologi-dan-seni-bagi.html?m=1
id.m.wikipedia.org/wiki/Musik
id.m.wikipedia.org/wiki/Seni_rupa
id.m.wikipedia.org/wiki/Tari
id.m.wikipedia.org/wiki/Teater
Manshurzikri.wordpress.com/2010/05/12/pentingnya-seni-dalam-kehidupan-manusia-sebagai-makhluk-berbudaya/
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kalo boleh ngsih saran isinya jangan terlalu padet gitu dong,,,, susah nyari inti yang kita au cari
BalasHapusIzin copast beberapa buat tugas, semoga kebaikan anda dibalas Allah
BalasHapus